Promosi dan diskon merupakan bagian tidak terhindarkan dari bisnis, terutama selama masa-masa sulit. Diskon besar-besaran diaktifkan oleh retailers besar untuk mendapatkan lebih banyak uang, sementara retailers kecil menindaklanjuti dengan tindakan serupa agar relevan di market. Retailer dan brand harus mewaspadai dampak dari pemberian diskon, sehingga meningkatkan pentingnya meluncurkan strategi diskon dengan dampak rendah pada brand image.

Strategi diskon kompetitor dapat dipahami lebih lanjut dengan melihat insight data eksternal dari modul Competitor benchmarking .

Langkah 1: Tetapkan tujuan analisis Anda

Memiliki tujuan yang jelas dari analisis Anda menentukan arah untuk insight data yang optimal. Daftar pesaing teratas Anda dapat diturunkan sesuai dengan tujuan Anda dan ini membantu dalam menyederhanakan analisis untuk ditargetkan ke preferensi dan kinerja pelanggan yang serupa.

Pada contoh ini, sasarannya adalah mengidentifikasi kisaran diskon optimal untuk produk guna mendorong konversi penjualan yang kuat.

Langkah 2: Pahami pandangan makro tentang strategi diskon kompetitor

Di bawah tab ‘Overview’ di modul Competitor Benchmarking module, look into the Average Discount % and First Discount untuk memahami diskon yang ditawarkan oleh kompetitor dan intensitas dari produk diskon yang diluncurkan dalam sebuah periode dan membandingkannya dengan periode sebelumnya. 

Dalam kasus ini, dapat dilihat bahwa kompetitor memiliki diskon yang menurun, jika dilihat pada kuartal ini diskon rata-rata 31%, dengan jumlah SKU yang di- diskon kan juga lebih sedikit (-9% vs Februari sampai April).

Langkah 3: Analisis strategi diskon kategori/subkategori 

Buka tab ‘Product Analysis: Discount Analysis' untuk memahami strategi diskon berdasarkan kategori/subkategori.

Rincian diskon berdasarkan kategori untuk retail/brand tersedia untuk dilihat pada kartu 'Price Breakdown by Retailer'. Tekan filter kartu ‘Sell Out Rate %’ untuk melihat sell-our rate % untuk setiap kisaran diskon untuk setiap kategori dan retailer/brand. 

Ambil kategori Tops sebagai contoh. Perluas pilihan Tops untuk melihat rincian diskon dari subkategori dan sell out rate %nya. Daftar lengkap subkategori yang ditawarkan oleh kompetitor terpilih akan ditampilkan di bawah kartu ini. 

Baris atas, bagian 'All retailers' bertindak sebagai tolok ukur untuk SKU produk dan perbandingan sell our rate di antara pesaing untuk mengidentifikasi diskon yang berkinerja terbaik untuk setiap kategori/subkategori. 

Langkah 4: Memahami permintaan market terhadap diskon yang ditawarkan

Pahami setiap distribusi diskon/ discount distribution by comparing their Average Discount % range. Insights gained from the Average Discount % refers to the discount range target customers are most responsive towards. For example, it is observed that Crop Tops registered a wider spread of discount range from 10% to 49% in comparison to Tops average discount range of 20%-49% range. This depicts more flexibility in curating discount mechanics for Crop Tops, taking into consideration the product attributes and initial poin harga awal.

Intensitas penawaran SKU diidentifikasi oleh size lingkaran di bawah setiap kisaran diskon. 

Selanjutnya, bandingkan silang persentase sell-out rate subkategori vs persentase sell-out rate kategori terkait untuk mengidentifikasi kisaran diskon yang paling reaktif. 

Langkah ini penting karena mempertimbangkan penawaran dan permintaan subkategori dengan mengacu pada penawaran SKU dan kinerja sell-out ratenya.

Sell-out % untuk setiap kisaran diskon berbeda meskipun SKU serupa menawarkan untuk Crop Tops berkisar antara diskon 10% hingga 49%. Mengambil Crop Tops sebagai contoh, diamati bahwa Crop Tops pada kisaran diskon 10-19% mengungguli total kategori Tops dengan sell-out % lebih tinggi (53,1% terlihat di Crop Tops vs 52,9% terlihat di kategori Total Tops). Ini mencerminkan diskon optimal untuk dijelajahi saat menyusun promosi taktis untuk kategori ini. 

Anda dapat memperluas tab 'All Retailer' di bawah Crop Tops untuk memahami lebih jauh berbagai strategi diskon yang diterapkan di seluruh pesaing.

Selain itu, Anda dapat mengklik bagian retailers/ brand masing-masing dari kisaran diskon yang sama untuk memahami lebih jauh perbedaan produk antara retailers jika mereka bertindak sebagai faktor yang mempengaruhi dalam merumuskan strategi diskon mereka. 

Poin-poin Penting

Mengidentifikasi kisaran diskon optimal untuk setiap kategori dan subkategori dengan melakukan tolok ukur terhadap strategi diskon pesaing mempromosikan aktivasi strategi diskon yang disadari untuk brand Anda. Insight mengenai sell-out rate % membantu Anda lebih jauh dalam merumuskan diskon optimal yang relevan dengan posisi market secara efektif. 

Semoga artikel ini bermanfaat bagi Anda! Jika Anda memiliki pertanyaan atau ingin mengeksplorasi lebih tentang dashboard Omnilytics, silahkan menghubungi Client Success Manager Anda.

Was this article helpful?

id_IDID