Jika Anda bertanya bagaimana cara menetapkan produk Anda dengan tepat untuk semua yang Anda miliki, Omnilytics sebagai platform data fashion retail menyediakan solusi untuk membantu mengidentifikasi struktur harga yang tepat untuk produk yang anda tawarkan dengan melihat kembali strategi penetapan harga dari kompetitor Anda dalam berbagai . Temukan caranya dalam artikel ini.

Melihat kembali strategi penetapan harga dari kompetitor dalam yang berbeda dapat membantu dalam mendapatkan acuan terhadap harga yang ada di market untuk dapat mengoptimalkan harga untuk sub/ Brand dapat menentukan nilai yang diinginkan oleh market untuk suatu produk spesifik.

Hal ini dapat dilakukan di setiap bulan, tiga bulan sekali, setengah tahun sekali, atau setiap musim. Frekuensinya juga dapat diatur tergantung dari segmen brand anda. fast fashion perlu untuk selalu berada di puncak persaingan di antara kompetitor lainnya dengan dengan cara melakukan peninjauan ulang secara teratur sehingga dapat menyesuaikan dan tetap kompetitif.

Kami merekomendasikan Anda untuk melihat kembali strategi penetapan harga dari kompetitor berdasarkan kategori secara rutin agar Anda tetap mendapatkan informasi terkini tentang struktur penetapan harga yang diadopsi oleh kompetitor Anda.

Analisis ini dapat dilakukan dengan preferensi periode waktu yang Anda inginkan. Contohnya, periode waktu yang dipilih adalah 1 Mei 2020 sampai 31 Juli 2020. 

dari produk dapat difilter tergantung dengan tujuan analisis Anda. Ketika melihat kembali harga dari produk baru yang diluncurkan, kami merekomendasikan anda untuk melakukan filtering dengan "Produk baru". Anda juga dapat memilih “All” jika anda ingin melihat seluruh produk yang tersedia oleh retailer sesuai periode waktu yang dipilih. Ini semua tergantung dengan tujuan anda, baik untuk melihat perubahan dalam untuk kategori dari musim yang berbeda maupun keseluruhan produk yang saat itu dimiliki retailers.

Langkah 1: Memahami harga terbaik berdasarkan kategori

Gunakan Product Analysis: bagian Price pada Competitor Benchmarking untuk melihat harga tengah dari setiap kategori. Hal ini penting, terutama ketika meluncurkan produk baru untuk membentuk perbedaan harga dibandingkan dengan kategori lain. .

Jika produk Anda biasanya adalah dresses (gaun) dan sekarang ingin membuat stok untuk tops (baju atasan), maka Anda harus menganalisa perbedaan harga tengah untuk menentukan bagaimana market memberikan nilai dari kategori tersebut. Sebagai contoh, biasanya baju atasan dijual dengan harga lebih murah (antara 20-35% lebih murah) daripada gaun, maka hal ini perlu dipertimbangkan ketika menentukan harga dari kategori baru.

Dapat dilihat di bawah ini bahwa harga tengah Asos untuk tops adalah GBP 15,83 sedangkan dresses dihargai lebih mahal dengan harga tengah GBP 24,81 - perbedaannya mencapai 36%.

Selanjutnya, analisa persebaran price spread. Price merepresentasikan harga terbaik atau produk dari kuartil pertama sampai ketiga dari retailer. Jika dibandingkan dengan persebaran price spread, it indicates your Anda di market, yang merupakan faktor penting untuk dipertimbangkan agar tetap kompetitif.

Langkah 2: Bandingkan penetapan harga Good-Better-Best dalam tingkat fashionability

Terakhir, lihat assortment dari setiap range dengan cara klik ke kategori manapun. Hal ini sangat berguna untuk mengidentifikasi peluang yang ada juga untuk memahami struktur penetapan harga Good-Better-Best dari retailers/ . Tetapkan range untuk produk utama, fashion dan high fashion untuk kompetitor dan bandingkan dengan produk yang Anda tawarkan yang ada dalam setiap tingkat fashionability tersebut.

Kemudian lihat lebih dalam ke subkategori untuk mendapatkan analisis yang lebih spesifik. Dengan analisis ini, Anda dapat memastikan bahwa Anda telah menetapkan harga yang tepat untuk produk Anda di market dan Anda akan selalu waspada dengan adanya perubahan struktur dan strategi harga agar dapat tetap bersaing.

Tahap 3: Melihat kembali kinerja dari struktur harga produk yang terjual habis

Dengan memilih filter “Sell Out Rate” pada kartu Price Breakdown , persentase sell out rate untuk setiap range akan muncul. Fitur ini membantu Anda untuk menelusuri persentase sell out atau retailersuntuk semua harga dalam berbagai kategori. Tingginya persentase sell out rate pada contoh dibawah menunjukkan penerimaan dari market dan perilaku belanja dari konsumen.

Poin-poin Penting

Melihat kembali strategi penetapan harga dari kompetitor Anda dapat memberikan insight dalam penentuan harga yang tepat dan sesuai dengan persepsi market. Brand dapat melihat dan mengambil peluang yang ada dan menghindari pemberian harga yang terlalu rendah atau tinggi.

Pertanyaan yang penting yang perlu dipikirkan adalah "Interval kategori manakah yang memiliki persentase sell out rate tertinggi?", “Berapa interval terbaik dari sebuah kategori?” dan “Price ladder Good-Better-Best manakah yang baik untuk setiap kategori?”. 

Semoga artikel ini bermanfaat bagi Anda! Jika Anda memiliki pertanyaan atau ingin mengeksplorasi lebih tentang dashboard Omnilytics, silahkan menghubungi Client Success Manager Anda.

Was this article helpful?

id_IDID