Menaikan profitabilitas dengan assortment warna yang tepat. Untuk melakukannya, Anda perlu menganalisis pergerakan trend dan mengadopsi Warna yang sedang trend untuk menguasai market. 

Pada artikel ini, kami akan memandu Anda bagaimana menganalisis trend warna untuk kategori spesifik agar dapat tetap kompetitif di market.

Langkah 1: Analisis trend warna pada market

Menggunakan modul Trend Performance, pertama pilih kategori untuk menemukan Warnayang sedang trend. Untuk mendemonstrasikan, kami memilih market: United States dan kategori: Dresses.

Next, head to the filter ‘Group by:’ and select ‘Colour’.

Dari situ, Anda dapat melihat US market, warna putih, abu-abu, hijau, dan kuning adalah Warna -warna yang sedang trending di antara kategori Dresses.

Untuk fokus ke trend yang spesifik, tekan thumbnail, dimana Trend Scorecard akan muncul dari kanan. Dalam contoh ini, kami telah memilih warna putih untuk dianalisis lebih lanjut.

Bagian Trend Scorecard berisi analisis yang membantu Anda untuk menyelam lebih tentang trend. Di sini, kita dapat melihat warna tersebut memiliki skor trend positif 1,4. Selain itu, Anda juga dapat menemukan produk dengan skor trend tertinggi, yang dalam kasus ini adalah Michael Kors’s Puff Sleeve Mini Dress. 

Langkah 2: Analisis trend warna kompetitor

Dengan insight mengenai trend warna yang ada di market, sekarang kita akan menganalisis kompetitor Anda. Untuk mendemonstrasikan, kami telah memilih kategori Dresses milik Asos untuk menunjukkan caranya. 

Warna yang sedang trend untuk Asos adalah hitam, biru, putih, dan hijau - mirip seperti Warna dari analisis trend market kita. Mari lihat warna putih sebagai contoh. 

Klik Trend Scorecard untuk melihat analisis lebih lanjut.

Langkah 3: Validasi trend warna

Langkah terakhir kita adalah memvalidasi trend warna menggunakan Colour Analysis di modul Trend Performance. Kami telah memilih filter yang sama, market United States, Retailer Asos, dan Kategori Dresses.

Dari bagian Trend Breakdown by Retailer, kami telah mengurutkan barang berdasarkan yang terbanyak (highest) dan menampilkan kontribusi penjualan (sell out contribution %). 

Melihat lebih jauh ke dalam analisis Asos, Anda dapat melihat tingginya kontribusi sell-out dan kontribusi produk % untuk warna putih. Di sini, terlihat jelas juga bahwa peluang untuk warna ini di antara target market Asos, dengan sell-outnya yang tinggi, namun kontribusi produk yang rendah.

Poin-poin Penting

Jika satu warna memiliki sell-out yang tinggi diantara retailers-retailer terkemuka, biasanya mengindikasikan sebuah potensi permintaan market yang tinggi. Dengan indikator ini, Anda dapat memiliki pemahaman lebih baik tentang posisi warna, yang dapat membantu Anda menemukan peluang untuk produksi berikutnya.

Semoga artikel ini bermanfaat bagi Anda! Jika Anda memiliki pertanyaan atau ingin mengeksplorasi lebih tentang dashboard Omnilytics, silahkan menghubungi Client Success Manager Anda.

Was this article helpful?

id_IDID