Modul Trend Performance tidak hanya membantu Anda untuk mengidentifikasi produk yang sedang trend, tetapi juga membantu melihat permintaan dan memvalidasi pergerakan trendnya.

Langkah 1: Identifikasi kategori yang trending

Tab overview menyediakan analisis high-level untuk semua kategori dari market yang dipilih. Anda dapat mengidentifikasi trend yang sedang naik dan turun berdasarkan kategori , Warna, motif, dan material berdasarkan warna grafik (contoh: hijau merepresentasikan trend yang naik, sedangkan merah merepresentasikan trend yang sedang turun). Skor trend menghitung popularitas dari sebuah trend. Hal ini diindikasikan dalam angka di samping grafik - semakin populer sebuah trend, semakin tinggi skornya.

Pada contoh ini, kita akan memvisualisasikan pergerakan trend untuk Intimates dengan mengklik pada visual produknya. Grafik trend akan menunjukkan analisis secara lebih detail tentang trend tersebut.

Dari grafik trend tersebut, Anda dapat melihat garis hijauyang secara konsisten selalu terletak diatas garis putus-putus yang merepresentasikan tolak ukur keseluruhan untuk semua kategori. Grafik yang positif menunjukkan Intimates memiliki permintaan yang konsisten pada tiga bulan terakhir.

Langkah 2: Validasi kategori yang sedang tren dengan produk sell-out dalam harga penuh

Ketika Anda sudah mengidentifikasi kategori yang sedang trend, Anda dapat melanjutkan riset yang lebih jauh dalam hal design yang sedang trending.

Filter dengan "harga penuh" dan "Out of Stock" untuk menganalisa perbandingan popularitas trend dengan produk yang dijual dengan harga penuh yang telah terjual habis pada Periode Tanggal periode waktu yang sama untuk memvalidasi permintaan market. Dalam contoh ini, Anda dapat melihat bahwa Intimates adalah salah satu dari kategori yang sedang naik trendnya .

Setelah Anda klik gambar produk, Anda bisa scroll ke bawah untuk melihat daftar lima retailers dan utama yang memiliki stok teratas dalam kategori ini.

Langkah 3: Shortlist trend desain dan retailer yang memiliki produk tersebut

Once you have identified a category with strong demand based on the sell-out at full price, Anda dapat menganalisa lebih dalam untuk melihat desain atau siluet yang trending dan terdapat di market. 

Anda juga dapat mengerucutkan daftar produk dengan memilih top retailers/ atau kompetitor di filter utama.

Langkah 4: Validasi trend kategori dengan memahami kinerja sell-out

Brand harus memvalidasi kinerja dari trend sebelum memproduksi produk final. Dengan menggunakan modul Competitor Benchmarking , masuk ke Trade Analysis, di bawah tab Retailer Analysis dan pilih /retailers yang telah Anda identifikasi di langkah sebelumnya. Dalam contoh ini kita memilih Selfridges & Co, Simply Be, Fashion Nova & Asos. 

Scroll ke bawah dan tinjau kontribusi sell-out untuk kategori ‘Intimates’ di tabel Trade Analysis, untuk memvalidasi apakah sell-out rate didorong oleh produk harga penuh atau produk diskon . Tabel tersebut dapat menunjukkan bahwa kinerja sell-out didorong oleh produk dengan harga penuh, menunjukkan lebih lanjut popularitas kategori tersebut.

Poin-poin Penting

Dengan insight berdasarkan data, dapat lebih percaya diri untuk menentukan assortment yang tepat untuk diproduksi. Dengan memvalidasi kategori sebelumnya, retailers/ dapat meminimalisir risiko memproduksi ‘mode berumur pendek’ dan memaksimalkan keuntungan.

Semoga artikel ini bermanfaat bagi Anda! Jika Anda memiliki pertanyaan atau ingin mengeksplorasi lebih tentang dashboard Omnilytics, silahkan menghubungi Client Success Manager Anda.

Was this article helpful?

id_IDID