Semua dan retailers secara ideal ingin menjual produk mereka dengan harga penuh sambil terus mempertahankan persentase penjualan yang tinggi. Namun, promosi terkadang tidak terhindarkan untuk menjual produk slow moving dan untuk mempertahankan stok level yang sehat.

ebelum melakukan promosi, brand dan retailers perlu merencanakannya secara strategis. Karena melakukan penawaran secara sporadis dan menjual produk dengan harga diskon yang terlalu rendah anpa analisis, tidak hanya akan merusak keuntungan bisnis Anda, tetapi juga merusak image dari brand Anda.

Langkah pertama adalah untuk menganalisis persentase penjualan produk Anda dan mengidentifikasi barang mana yang memerlukan promosi untuk meningkatkan persentase penjualan. Namun, melihat persentase penjualan saja tidak cukup untuk menentukan produk mana yang perlu dipromosikan. Aspek lain yang perlu dipertimbangkan adalah tanggal peluncuran atau umur dari suatu produk. Setelah daftar produk telah diidentifikasi, pertimbangkan strategi yang paling sesuai di market.

Promosi mengacu pada aktivitas dalam meningkatkan penjualan, bisa bersifat penawaran sementara atau usaha marketing dalam mempromosikan brand.

Terdapat dua metode yang berbeda dalam fase promosi:

  1. Tactical Promotion
  2. Marketing promotions

Promosi ini dapat dilakukan untuk meningkatkan stok yang stagnan. Promosi taktis melibatkan strategi internal untuk menawarkan diskon ke slow moving assortment. Fokus dari marketing promotion tidak pada penentuan harga tetapi lebih dalam meningkatkan kesadaran terhadap produk Anda atau bahkan produk tertentu untuk meningkatkan traffic. 

Tactical Promotions

Beberapa contoh dari tactical promotion:

Berikut adalah langkah penting sebelum mengeksekusi tactical promotion:

  1. Mengkaji ulang kategori brand yang penjualan dan kinerjanya lambat (misalnya. sales & stock mix, weeks cover)
  2. Mengidentifikasi kategori yang berumur dengan stok yang tinggi milik kompetitor
  3. Memvalidasi kinerja dari kategori berisiko milik kompetitor
  4. Identifikasi persamaan dan perbedaan kinerja slow moving kategori milik brand Anda dan kompetitor
  5. Mengidentifikasi assortment produk untuk meluncurkan promosi
  6. Memformulasikan strategi tactical promotion

Kesimpulan

Analisis dan perencanaan yang menyeluruh sangat penting dalam kesuksesan sebuah brand sebelum menentukan promosi untuk mengurangi kerugian. Merchandisers umumnya akan bertanggung jawab dalam menganalisis angka, penurunan harga, dan tactical promotion sedangkan marketers lebih bertanggung jawab terhadap marketing promotion. Dengan demikian kedua belah pihak memiliki tujuan yang sama yaitu membersihkan stok tanpa menghadapi kerugian yang tidak diperlukan.

Semoga artikel ini bermanfaat bagi Anda! Jika Anda memiliki pertanyaan atau ingin mengeksplorasi lebih tentang dashboard Omnilytics, silahkan menghubungi Client Success Manager Anda.

Was this article helpful?

id_IDID