Competitor benchmarking allows comparative analysis with other dan retailers by assortment sizes, sell out rates, product mix by category, colour, pricing and material. Product images can be accessed from clicking on the boxes within the sellout performance analysis, as well as directly from the charts.

Competitor benchmarking allows dan retailers to keep tabs on their competition and develop product assortments that capitalise on market gaps.

Overview

Bagian Overview pada modul Competitor Benchmarking membantu Anda untuk menganalisa dan membandingkan retailers retail secara high-level. Di sini, data yang muncul akan berisikan berdasarkan retailers yang kita pilih. 

Sama seperti versi sebelumnya dari Competitor Benchmarking, kita dapat mengatur pilihan untuk:

Untuk versi baru Competitor Benchmarking di tab Overview, Anda dapat membandingkan antara dua periode.

Anda dapat membandingkan periode yang Anda pilih dengan:

  • Periode sebelumnya (Previous Period)
  • Tahun sebelumnya (Previous Year)
  • Custom

Total Produk

Pada tabel Total Products, Anda dapat mengetahui jumlah SKU yang dilaunching pada periode yang dipilih dan komposisi SKU dengan harga penuh dan diskon . Jika Anda memilih Retailer dan Brand, Anda dapat membandingkan top retailers dan dan top brands pada retailersyang dipilih, diurutkan berdasarkan total jumlah SKU terbanyak.

Semua Top Retailers dan Top Brands dapat diklik untuk melihat produk atau SKU di dalam setiap retailer dan brand.  

Untuk menganalisa lebih lanjut, Anda dapat mengklik “View Analysis” dan Anda akan diarahkan ke tab berikutnya, yaitu bagian Retailer Analysis yang dapat memberikan data lebih detail dari Overview di tab berikutnya.

Total Gender

Total Gender membantu Anda untuk melihat komposisi gender untuk semua SKU di retailers.

Untuk menganalisa lebih lanjut, Anda dapat mengklik “View Analysis” dan Anda akan diarahkan ke tab berikutnya, yaitu bagian Retailer Analysis yang dapat memberikan data lebih detail dari Overview di tab berikutnya.

Total Sell Out/Total produk terjual

Grafik Total Sell Out memberikan Anda informasi tentang pergerakan sell out dalam periode yang dipilih dalam tampilan per bulan. Hal ini juga dapat memberikan Anda informasi total SKU yang terjual habis/sold out dalam harga penuh dan diskon. Hal ini dapat memberikan Anda gambaran tentang kinerja Retailer setiap bulannya dan melihat pergerakannya.

Untuk menganalisa lebih lanjut, Anda dapat mengklik “View Analysis” dan Anda akan diarahkan ke tab berikutnya, yaitu bagian Retailer Analysis yang dapat memberikan data lebih detail dari Overview di tab berikutnya.

Pada bagian ini Anda akan dapat memahami:

  • Median Price/Harga Tengah dari semua SKU yang terdaftar di Retailer yang dipilih dan dalam periode yang dipilih
  • Average Discount percentage in the particular period
  • First Discount/SKU yang didiskonkan pertama kalinya dalam periode tertentu

Produk baru

Bagian Produk baru memberikan Anda informasi tentang total SKU yang dilaunching pada periode yang dipilih dan komposisi kategorinya. Informasi ini membantu Anda untuk mengidentifikasi kategori apa yang paling banyak dilaunching dalam periode tertentu dan memungkinkan Anda untuk mengidentifikasi terlebih dahulu kategori apa yang paling banyak di market.

Semua bar categories dapat diklik untuk Anda mengidentifikasi produk dan siluet yang baru dilaunching dan menemukan kesamaan detail untuk mengidentifikasi trend baru di market.

Poin-poin Penting

  1. Siapakah retailers serupa lainnya yang ada di market?
  2. Brand apa yang memiliki share paling tinggi secara online?
  3. Apa aktivitas utama retailers/ dibandingkan minggu sebelumnya?
  4. Bagaimana kinerja brand saya dibandingkan kompetitor yang dipilih?
  5. Di interval harga yang mana yang merupakan
  6. Bagaimana pergerakan sell out pada periode yang dipilih?
  7. Seberapa agresif promosi pada periode tertentu (contoh: periode Seasonal Sale)?
  8.  Bagaimana harga yang diaplikasikan di market dibandingkan dengan periode sebelumnya?
  9. Kategori dan produk new in apakah yang paling banyak dilaunching pada periode yang dipilih?

Retailer Analysis

Retailer Analysis: Trade Performance

Trade performance menyediakan analisis perbandingan secara general berdasarkan kategori. retailers/brand. Analisis ini terdiri dari dua kartu:-

Retailer Analysis: Trade Movement

Trade movement menggunakan grafik kombinasi untuk memvisualisasikan perubahan berkala untuk metrik utama bisnis (seperti: Total Product, harga penuh, Diskon, Sell Out, Produk baru). Pada grafik ini, Anda dapat memilih sampai dengan 3 filter grafik dan 5 retailers/ / brands dalam satu waktu. Terdapat pula filter kartu yang membantu Anda untuk membagi informasi dalam periode mingguan, bulanan, dan tahunan, serta pilihan pembagian berdasarkan retailer atau total. 

Bagi Anda yang lebih memilih melihat dalam bentuk angka, Anda dapat mengklik “show chart data” di bagian kiri bawah combination chart.

‘Split by total’ akan mengakumulasikan data dari semua retailers yang dipilih ketika menganalisis. Hal ini sangat berguna ketika menilai segmen market secara keseluruhan melalui analisis kinerja gabungan untuk retailers utama di segmen tersebut.

Beberapa rekomendasi kombinasi filter termasuk:

  1. Total product vs diskon vs sell out

Dalam contoh ini, kita menganalisa kinerja mingguan dari Zara UK untuk dalam Periode Tanggal 1 Oktober sampai 31 Desember 2019. Dari grafik, dapat dilihat terdapat 2 puncak sell out yang tinggi. Yang pertama dari minggu awal 28 November 2019 dan satu lagi pada minggu awal 26 Desember 2019. Kenaikan penjualan ini sesuai dengan tingginya diskon pada kedua minggu tersebut masing-masing dari Black Friday Sale dan Year End Clearance. 

  1. Total product vs diskon vs sell out (dengan filter "Produk baru" pada Top filters)

Menggunakan contoh yang sama dengan di atas (Zara pada market UK), kita menambahkan filter "Produk baru .

Tujuan analisis ini adalah untuk menentukan kinerja dari produk yang baru dilaunching pada minggu tersebut. Menariknya, terdapat 2 observasi penting. Yang pertama adalah pada minggu awal 5 Desember 2019 dimana terdapat new in yang tinggi tetapi Sell Out yang rendah. Saat itu merupakan minggu pertama setelah Black Friday dan kita dapat melihat bahwa konsumen masih mencari penawaran diskon sehingga kita dapat melihat sell out yang rendah untuk produk baru dengan harga penuh. Selain itu, adanya inbound/barang masuk yang lebih tinggi secara signifikan kemungkinan terjadi karena adanya kenaikan jumlah stok pada diskon Black Friday untuk libur Natal yang akan datang. 

Di sisi lain, kita melihat peningkatan sell out yang signifikan untuk produk baru di minggu yang dimulai pada 26 Desember 2019. Kita mengobservasi kenaikan tersebut dikarenakan tingginya komposisi dari produk value buy yang dilaunching pada minggu Year End Clearance. Hal ini dapat dianalisis lebih lanjut pada modul Calendar dengan cara memilih new in untuk minggu tertentu untuk mengidentifikasi tipe produk yang dilaunching dan juga persentase diskon untuk produk-produk value buy tersebut.

Retailer Analysis: Trade Analysis

Trade Analysis, dapat digunakan untuk membandingkan posisi dan kinerja dari dua atau lebih retailers/brands. Anda dapat melihat perbandingan dari total jumlah SKU, median price/ harga tengahrata-rata diskon, new inreplenished, dan sell out rate.

Analisis untuk total produk dan total sell out dapat dibagi menjadi harga penuh dan diskon untuk menunjukkan perbandingan total produk dan sell out yang dikontribusi oleh produk dengan harga penuh atau diskon Hal ini berguna untuk membuat segmentasi pasar dari brand atau retailer dan untuk menilai apakah konsumen akan membeli barang dengan harga penuh atau diskon.

Ketika menganalisa posisi pada market, retailers/ brand dapat menggunakan kombinasi dari metrik atau bahkan memetakan posisi dari berbagai kategori retailers dalam peta persepsi untuk mengidentifikasi “white spot” yang ada di market. Salah satu kombinasi umum yang digunakan adalah dengan memetakan harga vs fashionabilitas produk. vs product fashionability …

Ketika dikombinasikan dengan analisis kinerja, sebuah retail/brand dapat membandingkan kinerja dalam kompetisinya untuk mengukur pemahaman retailer/ brand lain tentang permintaan konsumen dan mengamati faktor keberhasilan penting yang dapat diadopsi.

Tergantung dari tujuan analisis, trade analysis dapat direview secara berkala baik setiap bulan atau setiap kuartal. Namun, karena ketidakstabilan dari market saat ini, retailers/ brands akan mendapatkan manfaat dari tinjauan yang lebih teratur untuk tetap berada di puncak persaingan dan mengidentifikasi strategi yang dapat diadopsi dalam strategi bisnis.

Poin-poin Penting

  1. Bagaimana kinerja brand saya dibanding retailers/?
  2. Apa faktor pendorong untuk sell out?
  3. Bagaimana market share dibandingkan dengan retailers serupa lainnya yang ada di market?
  4. Segmentasi pasar seperti apa yang dilakukan oleh para retailers yang ada di posisi saya?
  5. Apakah white spot yang ada di market?

Gender

Gender analysis menyediakan perincian dari komposisi gender untuk retailers// brands yang dipilih. Analisis terdiri dari 2 kartu yang berbeda:

Assortment by Retailer

Kartu ‘Assortment by Retailer’ menyertakan diagram lingkaran untuk mengilustrasikan pengelompokan gabungan jenis gender untuk retailers/brand yang dipilih. Kartu tersebut menggambarkan lebih lanjut perbandingan 5 kategori teratas untuk setiap retailer.

Analisis dapat dipersempit berdasarkan gender dengan memilih filter Gender pada bar filter utama. Dari sini, akan memberikan tampilan high-level dari kategori yang dikontribusikan oleh womenswear. Analisis dapat ditelaah secara mendalam ke dalam sub kategori dengan memilih kategori pilihan Anda di filter utama.

Kartu analisis ini berguna jika retailer/brand hanya ingin fokus pada analisis kontribusi kategori teratas untuk jenis gender tertentu. 

Terdapat juga filter "show more" di bagian bawah kartu untuk memperluas pengelompokan kategori.

Assortment by Gender

Assortment by Gender i sisi lain berfokus pada perbandingan campuran kategori untuk jenis gender yang berbeda. Mirip dengan assortment by retailer, analisis juga dapat diperluas lebih jauh untuk menampilkan sub kategori dengan memilih kategori pilihan Anda di filter utama.  

Analisis ini berguna untuk memberikan panduan tentang kategori teratas yang dapat difokuskan saat memperluas ke jenis gender tertentu.

Lakukan analisis silang/kros analisis terhadap top filters seperti filter status stok filter “Produk baru" selama Periode Tanggal yang dipilih untuk mengidentifikasi kategori/sub kategori utama yang dilaunching dalam tanggal yang dipilih untuk melihat perubahan musiman dalam komposisi kategori.

Poin-poin Penting

  1. Bagaimana pembagian gender pada retailer retailers?
  2. Apa saja
  3. Bagaimana komposisi kategori untuk jenis gender berubah dari waktu ke waktu?

Price Distribution

Price Distribution compares persaingan harga dari 2 sampai maksimum 5 retailers/ brand dalam satu waktu. Analisis ini terdiri dari 3 jenis kartu analisis:

Price Summary by Retailer/Brand

Price Summary by Retailer/Brand membandingkan median price/ harga tengah dan price spread for the retailer/brand selected.

The analysis can be toggled between retailer/brand using the top filter to group by either “Retailer” or “Brand”

Analisis ini berguna untuk mengkaji ulang persaingan harga retailers/ brand dengan retailers/brand lainnya yang ada di market. Median price / harga tengah juga dapat dianalisa silang dengan fashionability dari peta persepsi untuk memetakan posisi brand dari retailer/brand dengan retailers/ brand yang serupa di market, juga untuk mengidentifikasi peluang yang ada pada market.

Price Breakdown with Sell-Out

Price Breakdown with Sell-Out menganalisa silang price range dengan persentase sell out. Analisis ini dapat membandingkan 2 sampai 5 retailers/ brand dalam satu waktu.

Chart ini membantu kita menganalisa perbandingan dengan retailer atau analisa pada total level dengan menghapus centang pada checkbox untuk “Compare Retailer”. Dalam perbandingan diatas, kita dapat melihat persentase sell out H&M paling tinggi antara GBP0 - GBP4 dan menunjukkan adanya pengurangan ketika price point naik. Sebaliknya, Zara menunjukan persentase sell out yang konsisten di hampir semua price range yang dapat mengindikasikan bahwa customer base dari Zara mungkin tidak terlalu sensitif dengan harga dibandingkan dengan customer base H&M.

Pilihan Chart juga tersedia untuk mempersempit grafik dari satu atau lebih retailers yang dipilih untuk memfasilitasi pengkajian ulang.

Bagi Anda yang lebih memilih melihat dalam bentuk angka, Anda dapat mengklik “show chart data” di bagian kiri bawah combination chart.

Price Breakdown by Retailer

Price breakdown by Retailer Membandingkan kontribusi setiap price range dengan total perhitungan produk untuk setiap retailer/brand.

Discount Distribution

Discount Distribution membandingkan range diskon antara 2 sampai maksimum 5 retailers/ brands untuk menemukan range diskon yang optimal. Analisis ini terdiri dari 3 jenis kartu analisis yang berbeda:

Discount Summary by Retailer/Brand

Discount Summary by Retailer/Brand compares the the average discount % and discount spread (%) untuk retailer/brand yang dipilih.

Discount Breakdown with Sell-Out

Discount Breakdown with Sell-Out menganalisa silang range diskon dengan persentase sell out. Analisis ini membantu Anda membandingkan 2 sampai 5 retailers/ brand dalam satu waktu.

Bagi Anda yang lebih memilih melihat dalam bentuk angka, Anda dapat mengklik “show chart data” di bagian kiri bawah combination chart.

Discount Breakdown by Retailer

Discount Breakdown by Retailer compares the contribution of each discount range against the total discounted tersebut untuk setiap retail/brand.

Size Distribution

Size Distribution membandingkan rasio ukuran untuk 2 atau lebih retailers/.

Size by Retailer/Brand

Size by Retailer/Brand membandingkan rasio ukuran untuk mengidentifikasi peluang ukuran.

Pada contoh di atas, kita membandingkan rasio ukuran untuk H&M dan Topshop dan menemukan peluang ukuran untuk Topshop yaitu Ukuran UK "20” dan “22” karena H&M telah bergerak ke arah penyediaan ukuran yang lebih inklusif. Banyaknya produk dengan ukuran di atas ukuran UK 18 merupakan indikator permintaan dalam segmen market ini.

Poin-poin Penting

  1. Bagaimana peluang ukuran yang tersedia di pasar?
  2. Bagaimana rasio ukuran yang ada di market untuk masing-masing kategori/sub kategori? ?

Product Analysis

Product Analysis is a deeper level of analysis from Overview that allows you to analyze on a category and level within a specific period selection (weekly, monthly, or yearly). 

In the Product Analysis, there are drop down menu consists of:

Category Composition

Category composition menunjukkan breakdown dari kategori produk. Hal ini dapat dibandingkan dengan kompetitor dengan cara memilih retailers/ brand pada filter utama dan mengelompokkan analisis ke by retailer/brand pada filter analisis. Analisis perbandingan juga dapat dilakukan lebih jauh dengan sub kategori

Seperti yang dapat dilihat di kartu Category Composition , breakdown dari penawaran kategori direpresentasikan dalam diagram lingkaran untuk masing-masing retailers/brand yang dipilih, didukung dengan jumlah SKU dan rincian persentase di bawahnya. 

Analisis ini berguna untuk menemukan peluang kategori dengan membandingkan kategori urutan atas yang distok oleh retailer dengan kompetitornya. Review ini biasanya dilakukan secara periodik. Tergantung dari tujuan analisis, kami merekomendasikan untuk mereview hal tersebut dalam interval bulanan atau per kuartal untuk memantau pergerakan kategori. 

Analisis ini paling baik dilakukan dengan kartu Trade Analysis, pada Product Analysis: Trade Performance untuk validasi lebih lanjut.

Poin-poin Penting

  1. Apa saja yang tersedia di seluruh kompetitor?
  2. Apa perbedaan dalam penawaran kategori antara 5 kategori teratas kompetitor ?
  3. Seberapa luas pilihan kategori yang dimiliki kompetitor ?
  4. Apa saja peluang kategori yang diidentifikasi? 

Category Contribution

Category contribution membandingkan kontribusi kategori antara 2 atau lebih retailers. Analisis ini paling tepat dilakukan dengan cara memilih beberapa kategori untuk dibandingkan.

Category contribution dapat diperinci lebih lanjut ke sub-kategori (kontribusi kategori ) untuk mengidentifikasi perbedaan dalam kontribusi kategori

Selain itu, Anda juga dapat memilih untuk menunjukkan sell-out rate atau persentase kontribusi sell-out.

Menampilkan sell-out rate akan menghighlight kategori/sub kategori yang berpotensi untuk ekspansi atau kategori berisiko yang perlu dipantau.

Menunjukkan persentase kontribusi sell-out menyediakan insight untuk mendukung keputusan dalam hal komposisi kategori. Pada contoh di atas, kita mengobservasi bahwa T-shirt saat ini berkontribusi pada 30% dari total produk dengan sell out rate 37% untuk Tops. Ini berarti subkategori ini mengungguli ekspektasi dan komposisi kategori dapat ditinjau lebih lanjut untuk perluasan SKU. expansion.

Poin-poin Penting

  1. Apa saja kategori yang mengungguli kontribusi kategori?
  2. Bagaimana kategori-kategori brand saya yang berkinerja baik dan tidak berkinerja baik dibandingkan dengan brand/retailers serupa lainnya yang ada di market?

Product Analysis: Trade Performance

Trade performance menyediakan analisis perbandingan secara general berdasarkan kategori. Analisis ini terdiri dari dua kartu: 

  1. Trade Movement
  2. Trade Analysis,

Product Analysis: Trade Movement

Seperti grafik Retail Analysis di Trade Movement , kartu Product Analysis: Trade movement menggunakan kombinasi grafik untuk memberikan visualisasi perubahan periodik untuk metrik utama dalam bisnis dari posisi kategori (total produk, Diskon, Median Price/Harga Tengahdan kinerja (Total Sell Out, Produk baru, Replenished). 

Grafik ini juga dapat menyeleksi sampai 3 filter grafik dan 5 kategori atau sub kategori dalam satu waktu. Terdapat juga kartu filter ‘split by’ yang dapat membantu Anda membagi informasi berdasarkan minggu, bulan, dan tahun, serta memberi pilihan ‘split by’ kategori atau total. 

Analisis ini berfokus pada kategori sehingga kategori/sub kategori yang diinginkan perlu dipilih di filter utama. Pilihan ‘Split by’ Sub-category akan menampilkan secara otomatis 5 sub-kategori berdasarkan kategori yang dipilih.

Bagi Anda yang lebih memilih melihat dalam bentuk angka, Anda dapat mengklik “show chart data” di bagian kiri bawah combination chart.

‘Split by total’ akan mengakumulasikan data dari semua retailers ketika menganalisis. Hal ini berguna ketika menilai kinerja kategori retailers/ brand dan posisi dari segmen market. 

Informasi data dari kartu Trade Analysis, dapat lebih jauh memvalidasi peluang kategori yang diidentifikasi di kartu Category Composition yang ditandai di atas. 

Beberapa rekomendasi kombinasi filter termasuk:

  1. Total product vs diskon vs sell out

Dalam contoh ini, kita menganalisa kinerja mingguan produk Tops dari Asos dan Fashion Nova UK untuk Periode Tanggal dari 1 Maret sampai 31 Maret 2020. Dari grafik di bawah, kita dapat mengobservasi kenaikan persentase penjualan yang signifikan dari kedua kategori setelah tanggal 30 April. Kenaikan sell-out disebabkan secara langsung dari kenaikan jumlah produk diskon yang ditawarkan pada minggu yang sama, menunjukkan permintaan market terhadap peluncuran produk diskon. 

  1. Total product vs diskon vs sell out (dengan filter "Produk baru" pada Top filters)

Menggunakan contoh yang sama dengan di atas (Tops untuk ASOS dan Fashion Nova di market UK), kita telah menambahkan filter stock status “Produk baru .

Tujuan analisis: menentukan kinerja dari kategori yang baru diluncurkan di minggu tersebut. 

Menariknya, mengamati kinerja penjualan Tops di Produk baru sangat dipengaruhi oleh peluncuran diskon. Merujuk pada grafik garis sell-out, penjualan Tops paling tinggi setelah 30 April ketika Produk baru sedang diskon. Kinerja menurun setelah diskon Produk baru berkurang setelahnya. 

Peluncuran diskon lebih tinggi di Produk baru menunjukan kondisi adanya strategi promosi yang tinggi dalam periode ini. Hal ini dapat divalidasi lebih lanjut dengan modul Calendar dengan cara memilih new in dalam minggu ini untuk mengidentifikasi jenis produk yang diluncurkan dalam harga penuh dan diskon. 

Product Analysis: Trade Analysis

Kartu Product Analysis: Trade Analysis, dapat digunakan untuk memahami posisi dan kinerja dari kategori individual atau beberapa retailers/ brand dari metrik yang utama seperti Total Products, Diskon, Median Price/Harga Tengah dan Total Sell Out, Produk baru, dan Replenished. 

Semua Semua kategori yang ditampilkan sesuai default. Analisis dengan cara membandingkan dua atau lebih kategori dapat dilakukan dengan cara memilih kategori secara spesifik di filter utama, seperti yang ditunjukan di grafik di bawah. ‘Split by: Subcategory’ tersedia ketika memfilter hanya kategori yang spesifik di filter utama.

Analisis untuk total produk dan total sell out dapat dibagi menjadi harga penuh dan diskon untuk menunjukkan perbandingan total produk dan sell out yang dikontribusi oleh produk dengan harga penuh atau diskon . Hal ini berguna untuk membuat segmentasi market berdasarkan kategori atau subkategori untuk mengetahui apakah konsumen akan membeli lebih dengan harga penuh atau diskon.

Perbandingan posisi dan kinerja kategori dari retailers/ brand yang berbeda dapat dilakukan di tab yang berbeda untuk mengidentifikasi fokus penawaran kategori dan proposisi market share

Ketika menganalisis posisi kategori, retailers/ brand dapat menggunakan kombinasi dari metrik atau bahkan memetakan posisi dari berbagai kategori di perceptual map/peta persepsi untuk mengidentifikasi peluang di market. Salah satu kombinasi atribut yang paling sering dipilih adalah untuk memetakan price vs product fashionability. Dengan melakukan ini, retailers dapat memahami dengan jelas posisi kategori mereka di market untuk menemukan lebih jauh peluang dan dapat merencanakan strategi selanjutnya. 

Tergantung dari tujuan analisis, trade analysis dapat dikaji kembali secara periodik berdasarkan bulan atau per kuarter untuk menyediakan informasi untuk berjalannya bisnis terutama dengan adanya perubahan dari market yang terus menerus.

Membuat pemahaman yang mendalam tentang posisi dan kinerja kategori di market pengambilan keputusan yang lebih baik dalam menjelajahi peluang baru. 

Poin-poin Penting

  1. Apa saja kategori utama yang mendorong sell out? Apakah lebih didorong oleh produk baru atau diskon?
  2. Bagaimana launching produk baru mempengaruhi penjualan kategori?
  3. Bagaimana kinerja kategori utama saya dibandingkan dengan other retailers/?
  4. Bagaimana market share saya untuk setiap kategori dibandingkan dengan retailers serupa lainnya yang ada di market?
  5. Segmentasi pasar seperti apa yang dilakukan oleh para retailers yang ada di posisi saya?
  6. Apakah white spot yang ada di market?

Price Analysis

Price Analysis module digunakan untuk memahami strategi penetapan harga dari retailers/ brand dalam jangka waktu yang relevan. Analisis ini membantu untuk melacak perubahan harga berdasarkan kategori dan persentase sell-out rate dengan cara memilih pilihan ‘Sell Out Rate %’ di dalam kartu. Pilihan lain juga tersedia untuk ‘Currency’ dan 'Price Interval', tergantung dari preferensi Anda.

Price Breakdown by Retailer

Di kartu Price Breakdown by Retailer , terdapat dua expendable range untuk menganalisis lebih mendalam untuk setiap kategori:

  1. Price breakdown berdasarkan tingkat subkategori
  2. Price breakdown seasonal berdasarkan retailers/ brand untuk kategori yang dipilih  

Analisis bertingkat dari range yang dapat diperluas ini memfasilitasi perbandingan di antara kategori, , sub kategori dari tingkat retailers/ brand. ‘White spot’/peluang dapat lebih jauh diidentifikasi, juga pemahaman arah dan fokus desain dari retailers/ brand.

Informasi data dari kartu Price dapat memvalidasi lebih lanjut peluang dari penetapan harga yang teridentifikasi di kartu Price Distribution di bawah tab Retailer Analysis. Median price yang tercermin dalam analisis ini untuk diselaraskan dengan kartu Price Distribution jika timeline dan filter tetap sama.

Price angat berguna jika digabungkan dengan modul Discount Analysis dalam memahami harga retailers/ brand dan strategi promosinya.

Poin-poin Penting

  1. Kategori interval harga yang mana yang memiliki persentase sell out yang tinggi? 
  2. Di interval harga yang mana yang merupakan “sweet spot” dari kategori? 
  3. Bagaimana strategi penetapan harga Good-Better-Best untuk setiap kategori? 

Discount Analysis 

Discount Analysis module is used to understand retailers/ discounting strategies within the relevant timeframe. This analysis allows the tracking of discount changes by category and /retailers’ sell out rate % by selecting the ‘Sell Out Rate %’ option within the card. Toggle around the Discount Interval filter in accordance with your display preference. 

Discount Breakdown by Retailer

Di kartu Discount Breakdown by Retailer , terdapat dua expendable range untuk menganalisis lebih mendalam untuk setiap kategori:

  1. Discount breakdown by subcategory level
  2. Discount breakdown by retailers/ brand untuk kategori yang dipilih  

Analisis bertingkat dari range yang dapat diperluas ini memfasilitasi perbandingan di antara kategori, , sub kategori dari tingkat retailers/ level. Comparative analysis on average discount % of each category helps to understand discounting strategies of each category better.

Data insights from the Discount Analysis card further validate the discounting gap identified in the Discount Distribution card under Retailer Analysis tab. Average discount % reflected under this analysis to be aligned with the Price Distribution jika timeline dan filter tetap sama.

Discount Analysis is particularly useful when coupled with the Price Analysis module in understanding retailers/ brand dan strategi promosinya.

Poin-poin Penting

  1. Which category discount interval holds a high sell out rate? 
  2. What is the category core discount range? 
  3. Bagaimana perbedaan retailers/ discounting strategy?
  4. What are the discounting strategies adopted by retailers/?

Colour Composition

Colour Composition menunjukkan rincian warna produk dari retailers/brand. Hal ini dapat dibandingkan dengan kompetitor dengan cara memilih retailers/ brand di bar filter utama dan mengelompokkan analisis berdasarkan retailer/brand di filter analisis. Analisis perbandingan juga dapat dilakukan lebih mendalam berdasarkan sub-warna.

Seperti yang terlihat di kartu Color Composition, rincian dari warna inti dan sub-warna direpresentasikan dalam diagram lingkaran untuk retailers/brand yang dipilih, didukung dengan jumlah SKU dan rincian persentase di bawahnya. 

Pilihan kartu ‘Show Color’ memungkinkan Anda untuk merinci informasi berdasarkan All, Seasonal Only, atau Grayscale only color selection. 

Analisis ini berguna untuk mencari peluang warna dengan cara membandingkan warna teratas yang disediakan oleh retailer dan kompetitornya. Analisis ini juga dapat digunakan saat mendesain koleksi baru. Tergantung dari tujuan analisis, kami merekomendasikan untuk meninjau ulang berdasarkan periodik setiap bulan atau setiap kuartal.

Analisis Colour Composition dapat dianalisa dengan baik dengan kartu Trade Analysis, pada modul ‘Product Analysis: Trade Performance' untuk memvalidasi lebih lanjut.

Poin-poin Penting

  1. Apa saja warna-warna inti yang tersedia di antara kompetitor?
  2. Bagaimana proporsi grayscale vs warna musiman (seasonal colours)? 
  3. Apa perbedaan antara 5 warna inti teratas dari kompetitor?
  4. Seberapa luas warna yang ditawarkan oleh kompetitor?
  5. Warna apakah yang diidentifikasi memiliki peluang? 

Material Composition

Material composition menunjukkan rincian material retailers/brand. Hal ini dapat dibandingkan dengan kompetitor dengan cara memilih retailers/ brand di bar filter utama dan mengelompokkan analisis berdasarkan retailer/brand di filter analisis.

Material by Retailer

Analisis ini berguna sebagai bagian dari proses desain. Memahami komposisi material dari sebuah produk membantu Anda untuk memahami lebih lanjut tentang preferensi dari target market.

Material Composition dapat dilakukan dengan baik dengan kartu Trade Analysis, pada modul ‘Product Analysis: Trade Performance' untuk memvalidasi lebih lanjut.

Poin-poin Penting

  1. Apa saja material-material inti yang diadopsi kompetitor?
  2. Implikasi apa yang terlihat dari proses adopsi material inti pada preferensi market? 
  3. Apa perbedaan antara 5 material inti terbaik di antara kompetitor?
  4. Seberapa luas material yang ditawarkan oleh kompetitor? Apakah berbahan dasar woven atau jersey? 

Was this article helpful?

id_IDID