Ada beberapa hal yang dapat Anda lakukan untuk membantu Anda mendapatkan informasi terbaru tentang Omnilytics dan salah satu langkah utamanya adalah membiasakan diri Anda dengan navigasi di dashboard Omnilytics.

Dengan pemahaman bagaimana navigasi dashboard bekerja dan beberapa kali latihan, Anda dapat menggunakan dashboard untuk mendapatkan insight dalam waktu singkat.

Pada artikel ini, kita akan membahas beberapa tips navigasi sebagai berikut:

  • Dashboard dan navigasi modul untuk Anda mulai
  • Berbagai macam filter dan cara menggunakannya
  • Cara menyimpan filter untuk akses cepat ke insight

Navigasi Dashboard

Navigasi Utama

Mari mulai dengan navigasi utama dari dashboard (ditandai kotak berwarna merah pada gambar di bawah ini). Navigasi utama menyimpan semua modul dari dashboard dan Anda dapat klik modul apapun yang ada untuk melihat insight yang berhubungan dengan modul tersebut.

Navigasi Modul

Berikutnya, mari membahas navigasi dalam modul yang dipilih secara spesifik. Kita akan menggunakan modul Competitor Benchmarking sebagai contoh. Seperti yang terlihat di gambar di bawah (ditandai dengan kotak berwarna merah), terdapat beberapa halaman di modul Competitor Benchmarking .

Secara default, ketika Anda mengklik Competitor Benchmarking di navigasi utama dashboard, Anda akan masuk ke halaman Overview. Namun, Anda dapat klik drop-down pada bagian yang ditandai di bawah untuk pergi ke halaman apapun yang ada di dalam modul tersebut.

Sebagai contoh, Anda dapat klik “Product Analysis: Category Composition” dan menu drop-down akan memperlihatkan daftar halaman yang berhubungan dengan analisis produk (lihat di bawah).

Berbagai Tingkat Filter yang Berbeda 

Secara sederhana, filtering adalah proses memilih bagian lebih kecil dari data set yang dimiliki dan menggunakannya untuk analisis. 

Mengenalkan diri Anda pada fungsi filtering dapat membantu Anda untuk fokus kepada informasi spesifik di dataset yang besar dan mendapat insight relevan dengan lebih cepat. 

Pada dashboard Omnilytics, ada 4 tingkatan filter: .

Tingkat 1: Filter utama

Filter utama' adalah hal yang paling penting di dashboard Anda, dimana semua fitur inti untuk mendapatkan insights terdapat di situ. Anda dapat menambah, menyunting, dan menghapus filter kapanpun dengan menekan tombol ‘Add Filters'.

Ketika Anda menekan tombol 'Add Filters', Anda akan melihat daftar filter yang tersedia (seperti Markets, Segments, (like Markets, Segments, Retailer , dan sebagainya).

Anda dapat klik filter apapun yang ada dalam daftar untuk melihat sub-filter. Sebagai contoh, jika Anda klik 'Retailer', Anda akan melihat retailers apa saja yang tersedia agar Anda dapat melihat insight yang berhubungan dengan retailers tersebut.

Untuk kembali ke filter utama, klik tombol panah ke atas sebelah tulisan ‘Retailer’ (dapat dilihat di gambar yang diberi kotak warna merah).

Untuk menghapus filter, Anda dapat dengan mudah klik ikon kecil di kolom 'Available Filters'. Ketika Anda sudah menyunting filter Anda klik 'Update Filters' di bawah untuk mendapatkan insight yang sudah diperbaharui.

Tingkat 2: Filter Modul 

Filter modul bersifat spesifik terhadap sebuah modul, sehingga preferensi apapun yang dipilih dalam filter modul akan terbawa ke semua halaman yang ada di modul tersebut. 

Ada beberapa hal di filter modul, dan mengubah satu atau beberapa hal tersebut akan mempengaruhi kartu dalam halaman yang sedang Anda buka.

Setiap filter di kotak merah pada gambar di atas memiliki menu dropdown yang bisa Anda klik untuk melihat pilihan yang tersedia di dalam filter tersebut.

Tingkat 3: Filter Kartu 

Filter kartu, sesuai namanya, hanya memfilter sebuah kartu secara spesifik.  

Sebagai contoh, pada kartu Trade Movement di halaman 'Retailer Analysis: Trade Performance', Anda dapat melihat pilihan untuk melihat data dalam ‘Total’ atau dipisah berdasarkan ‘Retailer’.

Ada juga pilihan untuk mengganti preferensi ‘View by’ untuk bagian data berdasarkan minggu, bulan, atau tahun.

Tingkat 4: Filter Grafik

Terakhir, terdapat filter grafik, yang bersifat spesifik kepada suatu grafik. Seperti contoh yang telah kita bahas di filter kartu, Anda dapat melihat beberapa pilihan untuk grafik yang ada pada gambar di bawah (ditandai kotak berwarna merah).

Mengklik filter apapun yang tersedia akan mengganti data dan visual pada grafik sesuai dataset yang dipilih.

Mengapa dan Bagaimana Cara Menyimpan Filter 

Mengapa menyimpan filter?

Anda dapat memonitor progres dari filter yang Anda simpan pada periode waktu tertentu di beranda dashboard untuk tetap memantau insight baru. 

Bagian

  • New arrivals / produk baru
  • Discounts / diskon
  • Total sellouts / total produk yang sold out
  • First discounts / diskon pertama
  • Replenished/ Penambahan ulang stok

Anda dapat melihat kategori-kategori ini telah dikembangkan dengan insight dalam perbandingan per minggu atau per bulan.

Sebagai contoh:

Anda ingin memantau kategori Tops pada Zara dan H&M dalam jangka waktu per minggu untuk mengetahui perkembangan pada kenaikan atau penurunan. Beranda ini juga akan menampilkan insight sesuai dengan filter yang sudah disimpan seperti gambar di bawah ini.

Sekarang, mari kita lihat bagaimana cara menyimpan filter dalam gif di bawah. in the gif below. Once you save your , all you have to do is to go to the home page for insights on your saved .

Bagaimana cara menyimpan filter?

Sekarang, mari kita lihat bagaimana cara menyimpan filter dalam gif di bawah.

Setelah menyimpan semua filter Anda, Anda hanya perlu membuka beranda untuk melihat insight sesuai dengan filter yang Anda simpan. .

Poin-poin Penting

Omnilytics adalah dashboard yang kuat dengan milyaran data pada ujung jari Anda. Dengan meluangkan waktu untuk mengenalkan diri Anda dengan navigasi dan fungsi filtering yang ada, Anda bisa mendapatkan insight yang relevan secara lebih cepat. 

Was this article helpful?

id_IDID