The Trend Performance Module enhances your adaptability to changing market landscape and consumer demand.

The reimagined Trend Performance has four new feature tabs, coupled with smarter visualisations and deeper granularity.

Brand dan retailers can easily identify the top patterns, category, materials, and Warna across 47 markets with these tabs.

Trend Performance is the only module that does not require selecting a brand or retailer in the main filter (on your left).

Overview

Tab overview menyediakan tampilan secara agregat untuk trend market Anda, dengan tampilan yang menunjukkan top 5 pola, Warna and materials. And with this new update, you can also group by:

Untuk kategori dan WarnaAnda dapat merinci lebih lanjut ke sub-kategori dan shade warna dengan cara memilih kategori atau warna pilihan Anda di filter utama (di bagian kiri layar).

Tab overview juga menyediakan rincian dari pola/ top patterns, Warna and materials within the market. This changes depending on the ‘Group by’ filter on the top. For example, if Patterns was selected in the Group by filter, the composition below would change to top , Warna , dan material yang sedang trend.

Anda dapat klik “View Analysis” di bawah untuk menyelami lebih dalam ke komposisi produk berdasarkan pola, Warna, dan kategori. .

Saat ini, default Periode Tanggal 6 bulan terakhir akan terlihat ketika Anda mengklik modul ini. Periode Tanggal dapat diubah dari menu dropdown ‘Date Range’ di bagian kanan atas.

Di tab Overview utama, Anda dapat melihat total jumlah produk dan skor trend di bawahnya. 

Untuk melihat lebih lanjut sebuah trend, Anda dapat klik salah satu kartu yang ada di atas, dan Trend Scorecard akan muncul dari kanan. Dalam contoh ini, kami memilih “Activewear” untuk menganalisa lebih lanjut. 

Bagian Trend Scorecard memiliki analisis baru untuk membantu Anda menyelami lebih dalam terhadap sebuah trend. Pada grafik di bawah, kita dapat melihat kategori Activewear membawa trend positif dengan skor 4,2. Di grafik ini, terdapat garis utuh dan garis putus-putus.

Jika skor trend positif secara menyeluruh, garis utuh akan berwarna hijau. Sebaliknya, jika skor trend negatif, maka garis utuh akan berwarna merah. 

Untuk mencari tahu skor trend, garis trend untuk Activewear akan dibandingkan dengan garis trend untuk semua kategori (garis putus-putus) untuk Periode Tanggal selected. The trend line itself is calculated based on the popularity score.

Popularity score is assigned for every category based on the category’s performance across discount, replenishment and ageing over time.

Seperti contoh di atas, garis utuh secara konsisten berada di atas garis putus-putus, yang berarti kategori ini memiliki kinerja yang solid dibandingkan dengan kategori lain dalam 6 bulan terakhir (Macro trend). Dengan informasi ini, brand dan retailers dapat menyesuaikan komposisi kategorinya.

Namun, hal ini perlu dianalisis silang dengan data internal untuk memastikan kategori yang dipilih sesuai dengan brand positioning.

Seperti halaman utama, terdapat komposisi top patterns, Warna and materials available for the selected category trend. Again, this would change depending on the ‘Group by’ filter selected on the main page.

Anda bisa mengarahkan mouse Anda ke breakdown kontribusi dan mengklik view visual untuk pola, warna, dan material yang dipilih. Dalam contoh ini, inilah yang akan tampil ketika kita mengklik kontribusi ‘Graphic’ di bawah Top Patterns.

Dengan mudah, kita dapat mengidentifikasi retailers atau brand yang memiliki Activewear paling banyak, dan seperti apa pola, Warna , dan material yang sedang trend.

Bagian ini mengacu pada median price/ harga tengah dan price spread of the selected trend.

Price positioning (median price/harga tengah dan price spread) along with performance metrics on diskon, replenishment dan sell-out rate adalah indikator penting untuk menginformasikan jika trend tertentu memenuhi permintaan konsumen terhadap posisi stoknya.

Saat ini, terdapat 3 metrik kinerja yang tersedia untuk analisis.

  • % of Diskon – % of total product count on discount and the average discount for products currently diskonSebagai contoh, kita dapat melihat total jumlah produk adalah 149.601 SKU (seperti yang terlihat di kartu trend untuk Activewear di tab Overview utama), 58,58% dari jumlah produk (yaitu 87.635 SKU) adalah produk diskon. Dari produk-produk diskon products, the total average discount % is 35.8%
  • Replenished - persentase dari total produk yang distok kembali pada Periode Tanggal yang dipilih untuk trend Activewear.
  • Sell-Out at Full Price - Total penjualan saat ini untuk Activewear adalah 63,45%. Yaitu, dari total jumlah produk sebanyak 149.601 SKU, kurang lebih 94.922 total produk didaftarkan pada sell-out ketika Periode Tanggal selected. Of these 94,922 products, 50.89% of the products registered a sell-out at full price.

Metrik kinerja diatas terbaik untuk dianalisis dengan cara membandingkan dua periode data yang berbeda untuk melihat perubahan kinerja.

Terdapat juga analisis permintaan di bawah, menunjukkan musim dan hubungan dari intake dengan pertama kali diskon dari trend ini.

Menariknya, kita dapat melihat puncak kenaikan intake di Desember 2019 yang juga merupakan puncak dari diskon pertama kali untuk produk Activewear di bulan yang sama. Hal ini menunjukkan bahwa permintaan terhadap Activewear tinggi di Desember 2019, dan terdapat juga banyak kompetisi untuk musim diskon End of Season.

Dengan pandangan tentang kuantum produk diskon pertama kali setiap bulannya, Anda dapat merencanakan dan memprediksi lifecycle trend tertentu untuk berinvestasi dengan tepat. 

Lebih jauh lagi di halaman tersebut, terdapat daftar dari assortment untuk trend yang dipilih. Terdapat fitur ‘Sort By’ di atas daftar assortment yang memudahkan retailer dan brand untuk mengurutkan produk berdasarkan tujuan mereka.

Poin-poin Penting

  1. Apa trend kategori/sub kategori utama yang ada di market?
  2. Apa saja top patterns, Warna dan material dengan peringkat tinggi yang diadopsi untuk trend ini?
  3. Bagaimana median price spread for this trend?
  4. Bagaimana kinerja dari trend ini?
  5. Bagaimana permintaan dari trend ini dalam hal new in /produk baru vs First time discounts/produk diskon pertama kali?
  6. Apa saja most replenished/restock products in the trend?

Pattern & Colour Distribution

Tab ini menunjukkan rincian jumlah produk berdasarkan pola dan warna di dua kartu yang berbeda: 

  1. Pattern Distribution
  2. Colour Distribution

Tujuan dari analisis ini adalah untuk memahami top retailers atau top brand mana yang memiliki keutamaan pola atau Warna

Pattern Distribution

Pattern Distribution menunjukkan rincian pola yang diurutkan berdasarkan jumlah produk 

Pilihan tampilan ‘Split by’ akan tampil secara otomatis tanpa perlu memfilter dengan filter utama. Hal ini termasuk rincian informasi dari retailer, brand, dan kategori.

Dari data insights, rincian jumlah pola masing-masing produk dan kontribusinya tercermin secara sesuai. Sebagai contoh, pola Stripes (garis-garis) memiliki jumlah 180.000 produk, yang berkontribusi terhadap 14,45% terhadap total pola di market UK di setengah tahun pertama 2020.

Informasi data dari kartu Pattern Distribution menyediakan analisis yang berfokus pada distribusi pola dan kontribusi terhadap market. Dipadukan dengan insight yang didapatkan dari tab analisis Overview, Pattern Distribution mengarahkan Anda untuk menemukan pola yang memiliki lebih banyak peluang untuk dijelajahi. 

Analisis ini terutama berguna untuk mengidentifikasi peluang pola di berbagai kategori. .

Beberapa rekomendasi filter analisis di antaranya:

  1. New-in Stock Status, split by Category

Dalam contoh ini, kita menganalisa new-in dari pola baru di setengah tahun pertama di market UK. Hal ini berguna untuk mengidentifikasi peluncuran pola baru. Insight yang lebih jauh pada rincian kategori menyediakan data point yang lebih dalam untuk mengidentifikasi kategori inti yang perlu mengadopsi pola-pola ini untuk mengukur preferensi market. 

  1. New-in & Out-of-stock Stock Status, split by Category

Menggunakan contoh yang sama seperti di atas, sekarang menambahkan filter stock ‘Out of Stock’. Tujuan analisis ini adalah untuk mengidentifikasi permintaan dan preferensi dari market terhadap pola yang sedang uptrend.

Membandingkan kedua data insights, pola Checks (kotak-kotak) performanya melebihi Stripes, dengan 16,58% kontribusi sell-out vs 13,52% kontribusi stok. Menariknya pola Graphic, yang berada pada teratas ke-3 pada kontributor pola, menunjukkan kinerja yang menjanjikan dengan 12,32% kontribusi sell-out dibandingkan 10,6% kontribusi stok.

Analisis silang pola berdasarkan category view (di bawah filter kartu split by) mengidentifikasi pola penting yang diadopsi oleh kategori. Sebagai contoh, Bags mengadopsi sangat banyak pola Animal prints dengan kontribusi sebesar 34,5%. 

  1. Category filter + ‘New-in/New-in & Out-of-stock’ (split by Brand)

Analisis lebih mendalam untuk memahami adopsi pola untuk kategori Bags memungkinkan dengan cara memasukkan kategori ‘Bags’ ke bar filter utama.

Perincian berdasarkan pola untuk kategori yang dipilih akan tercermin dan membantu Anda untuk mengidentifikasi pola inti yang diadopsi setiap kategori. Sebagai contoh, Animal, Graphic, dan & Conversational prints merupakan 3 pola dengan peringkat teratas untuk Bags di setengah tahun pertama 2020. Rincian berdasarkan Brand juga memberikan insight lebih untuk desain yang telah diluncurkan. 

Sebagai kesimpulan, Pattern menyediakan pemahaman mendalam tentang relasi antara pola dan kategori untuk memfasilitasi desain dan pengembangan produk yang efektif dan relevan berdasarkan permintaan market.

Poin-poin Penting

  1. Pola-pola utama seperti apa yang baru diluncurkan untuk periode tertentu (tahun/kuartal/bulan)?
  2. Bagaimana persamaan dan perbedaan preferensi market terhadap pola? 
  3. Apa pola penting yang diadopsi masing-masing kategori?
  4. Apa saja peluang dan resiko pola hubungannya dengan kategori/segmen? 

Colour Distribution

Similarly to Pattern Distribution, Colour Distribution card shows a breakdown of colour sort by product count. The ‘Show Colours’ card filter enables a focused analysis with a breakdown by Seasonal or Grayscale Colours

Pilihan tampilan ‘Split by’ akan tampil secara otomatis tanpa perlu memfilter dengan filter utama. Hal ini termasuk rincian informasi dari retailer, brand, dan kategori.

Similarly, a breakdown of colour product count and contribution is reflected within the card. 

This can be cross-analysed with data insights gained from the ‘Colour Composition’ card under the Competitor Benchmarking module to analyse the relationship between colour, category, dan retailers

Informasi data dari kartu Colour Distribution provides a focused analysis on colour distribution and contribution in the market. Pairing with insights gained from the Overview analysis tab, Colour Distribution redirects you in spotting further colour opportunities to venture into. 

This analysis is particularly useful in identifying colour opportunities across .

Beberapa rekomendasi filter analisis di antaranya:

  1. Stock Status: New-in & Out-of-stock 

In this example, we are analysing the bestselling evergreen products colour distribution in the first half of 2020 for the UK market.

This is useful to identify the core seasonal Warna most preferred by market, retailers atau and spot further colour opportunities in newly launched colourways.

Here, the colour Blue was the top seasonal colour across key like Outerwear and Tops. This shows its potential as an all-time offering across collections.

  1. Category filter + ‘New-in/New-in & Out-of-stock’ (split by Brand)

A deeper analysis to identify key Warna adopted by each category is possible by including the category under the main filter bar.

In this example, ‘Pants and Leggings’ is selected to further understand the colour distribution of this category.

A specific dive into seasonal Warna would be relevant in identifying the colour adoption for these . In this case, Blue, Green and Brown were the top 3 seasonal Warna adopted for Pants and Leggings.

Sebagai kesimpulan, Pattern Distribution provides a deeper understanding of the relationship between colour and category to facilitate effective product design and development relevant to market demand. 

Poin-poin Penting

  1. Which are the core Warna newly launched for the specific period (year/quarter/month)?
  2. What are the differences and similarities in market preferences towards the Warna
  3. What are the key Warna adopted for respective
  4. What are the colour opportunities and risks in relation to category/segment?

Pattern Analysis

Pattern Analysis memvalidasi lebih jauh mengenai kinerja Pattern berdasarkan retailer/brand. Untuk memulai analisis, setidaknya satu market dan retailer/brand harus dipilih. Analisis ini membantu Anda untuk melacak perubahan pola oleh retailer atau brand dan kontribusi sell-out % dengan memilih pilihan ‘Sell-Out Contribution %’ pada kartu. 

Dalam kartu Trend Breakdown by Retailer, filter ‘Sort by Product Count’ tersedia untuk pilihan: 

  1. Default - Pola diurutkan berdasarkan urutan alfabet.
  2. Highest - Pola diurutkan berdasarkan jumlah produk terbanyak hingga tersedikit untuk semua Retailer.
  3. Lowest - Pola diurutkan berdasarkan jumlah produk tersedikit hingga terbanyak untuk semua Retailer

Dalam kartu Trend Breakdown by Retailer, terdapat poin analisis mendalam untuk pola: :-

  1. Pattern Sell-Out & Product Contribution % breakdown berdasarkan retailer atau brand
  2. Pattern Pattern vs Plain breakdown

Aksis vertikal bersifat dinamis untuk menampilkan kontribusi % terbesar (belum tentu 100%) untuk memperlihatkan pola dengan kontribusi rendah.

Pattern Sell-Out & Product Contribution % breakdown berdasarkan retailer atau brand

Pada grafik di atas, analisis silang dengan filter ‘Sell-Out Contribution %’ memfasilitasi pencarian peluang dengan pola spesifik yang memiliki kontribusi penjualan yang lebih tinggi. --> kontribusi sell-out.

Dalam contoh ini, potensi terlihat di pola Checks, menghasilkan kontribusi sell-out 16,98% vs kontribusi produk 12,59%.

Analisis berlapis ini memfasilitasi perbandingan antar pola dari berbagai tingkat retailers/ brand. ‘White spot’/peluang dapat lebih jauh diidentifikasi, juga pemahaman arah dan fokus desain dari retailers/ brand.

Pattern Pattern vs Plain breakdown

Rincian dari rasio Pattern vs plain ini berguna untuk memahami fokus dan arah desain dari retailers atau brand untuk mengidentifikasi persamaan dan perbedaan penawaran pola. 

Sebagai contoh, Boohoo mendaftarkan produk plain lebih tinggi dengan kontribusi 43% vs rata-rata 23% dari semua retailers yang dipilih. Hal ini memberikan interpretasi tingkat pertama, bahwa desain minimalis dan sederhana adalah preferensi target pelanggan Boohoo. 

Analisis lebih mendalam mengenai kinerja pola juga mungkin dilakukan dengan mengurutkan jumlah produk ‘Highest’ untuk mengidentifikasi alasan dibaliknya.

Dengan mempelajari analisis Boohoo lebih jauh, Anda dapat melihat kontribusi sell-out yang tinggi dan kontribusi produk% pada pola Graphic, yang kontradiktif dengan semua retailers. Insight data ini lebih jauh mencerminkan preferensi pembelian pelanggan Boohoo untuk produk Casual. 

Sebagai kesimpulan, retailers dan brand dapat dicari dengan melakukan analis berlapis dari kontribusi sell-out dan kontribusi produk berdasarkan pola. .

Poin-poin Penting

  1. Bagaimana kinerja kontribusi sell-out % dibandingkan dengan kontribusi produk %?
  2. Apa pola-pola utama dari setiap retailer/brand
  3. Bagaimana perbedaan kinerja pola di setiap brand atau retailers/?
  4. Apa saja peluang pola yang berpotensi di market untuk investasi lebih jauh?
  5. Bagaimana preferensi pola konsumen?
  6. Bagaimana implikasi dari rasio pola dan prints dari setiap retailer/brand?

Colour Analysis

Colour Analysis memvalidasi lebih jauh tentang kinerja Warna . Untuk memulai analisis, setidaknya satu market dan retailer/brand perlu dipilih.

Analisis ini mengizinkan Anda untuk melacak rincian warna oleh retailer/brand dan kontribusi sell-out % dengan memilih pilihan ‘Sell-Out Contribution %’ di dalam kartu. Rincian warna dapat dilihat berdasarkan semua Warna(all colour), Seasonal Colours, atau Grayscale Colours.

Dalam kartu Trend Breakdown by Retailer, filter ‘Sort by Product Count’ tersedia untuk pilihan: 

  1. Default – Colours / warna diurutkan berdasarkan urutan alfabet
  2. Highest – Colours / warna diurutkan berdasarkan jumlah produk terbanyak hingga tersedikit untuk semua Retailer.
  3. Lowest – Colours / warna diurutkan berdasarkan jumlah produk tersedikit hingga terbanyak untuk semua Retailer.

Dalam kartu Trend Breakdown by Retailer, Anda dapat mendalami Colour Sell-Out & Product Contribution % breakdown by retailer or brand.

Aksis vertikal bersifat dinamis untuk menampilkan kontribusi % terbesar (belum tentu 100%) untuk memperlihatkan Colours dengan kontribusi rendah.

Colour Sell-Out & Product Contribution % breakdown by retailer or brand

Di grafik di atas, analisis silang dengan filter ‘Sell-Out Contribution ’ memfasilitasi peluang pencarian untuk warna spesifik dengan kontribusi sell-outyang lebih tinggi. Sebagai contoh, observasi potensial dari pola berwarna biru dari Boohoo secara spesifik menghasilkan kontribusi sell-out 8,09% vs kontribusi produk 7,99%.

Analisis lebih jauh dapat dilakukan dengan memfilter warna spesifik. Di kasus ini, memungkinkan untuk mendalami kinerja dari berbagai shade warna biru dengan memfilter di filter utama.

Analisis berlapis ini memfasilitasi perbandingan antar pola dari berbagai tingkat retailers/ brand. ‘White spot’/peluang dapat lebih jauh diidentifikasi, juga pemahaman arah dan fokus desain dari retailers/ brand.

Di bagan di atas, data telah dirincikan ke sub kategori dari warna biru dengan memasukan sell out dan kontribusi produk yang memberikan pemahaman yang lebih baik untuk pengguna untuk melihat shade warna spesifik apa yang memiliki kontribusi sell-out lebih dibanding shade warna lain.

Pada contoh ini, Dark Purplish Blue, Pale Blue, dan Very Pale Blue memiliki kontribusi sell-out dan produk yang tinggi.

Poin-poin Penting

  1. Bagaimana kinerja kontribusi sell-out % dibandingkan dengan kontribusi produk %?
  2. Apa saja Warna inti dari setiap retailer/brand
  3. Bagaimana perbedaan kinerja warna di setiap brand atau retailers/?
  4. Apa peluang warna yang berpotensi di market untuk investasi lebih jauh?
  5. Bagaimana preferensi konsumen yang relevan dengan warna inti dan musiman/seasonal Warna?
  6. Bagaimana perbedaan kinerja warna di antara kategori yang berbeda ?

Was this article helpful?

id_IDID